Mengintip Kekayaan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Posted on

Nama Gatot Nurmantyo telah tidak lagi asing buat publik Tanah Air. Namanya terkenal semenjak memegang untuk Kepala Staf TNI AD sampai akhirnya jadi Panglima TNI di pucuk profesinya di tahun 2015. Beberapa saat paling akhir, Gatot sekarang seringkali menjadi perhatian publik sesudah memprakarsai pergerakan Konsolidasi Tindakan Selamatkan Indonesia ( KAMI). Dengan wadah KAMI, pria kelahiran Tegal pada 60 tahun lampau ini mempunyai arah penting, yaitu untuk selamatkan NKRI.

Profesi Gatot Nurmantyo semasa bekerja di militer termasuk sangatlah cemerlang. Dia adalah lulusan Akmil angkatan tahun 1982. Dinas pertama kalinya yaitu jadi pasukan infantri di baret hijau Kostrad. Semasa sekian tahun, Gatot dikirim ke Papua untuk Komandan Kodim, diantaranya Dandim 1707 Merauke, selanjutnya Dandim 1701 Jayapura. Kedudukan teritorial yang lain yaitu Komandan Korem Suryakencana serta Panglima Kodam Brawijaya.

Profesinya terus naik sampai menjadi Gubernur Akmil di tahun 2010

Usaha kerasnya mengantarkannya jadi orang nomor satu di TNI AD, lantas Panglima TNI pada umur 55 tahun.Beberapa puluh tahun meniti karier di militer sampai pensiun untuk purnawirawan dengan pangkat Jenderal TNI, berapakah kekayaan Gatot Nurmantyo?

Diambil dari Laporan Harta Kekayaan Pelaksana Negara ( LHKPN), Gatot Nurmantyo akhir kali memberikan laporan harta kekayaannya di tahun 2018 atau diakhir waktu kedudukannya untuk Panglima TNI. Keseluruhan kekayaan yang dilaporkannya yaitu sejumlah Rp 26,68 miliar atau persisnya Rp 26.683.257.860. Kekayaannya naik benar-benar relevan dibanding beberapa tahun awalnya.

Di tahun 2010 waktu memegang untuk Gubernur Akmil, harta kekayaan yang dilaporkannya yaitu sejumlah Rp 7,19 miliar. Lantas, berlalu lima tahun selanjutnya atau di tahun 2015 waktu jadi Kepala Staf TNI AD, asset yang dilaporkannya naik jadi Rp 13,9 miliar.

Seperti profile petinggi negara yang lain, harta kekayaan paling besar disumbang dari asset property sejumlah Rp 15,43 miliar. Gatot diketahui mempunyai 17 bagian tanah serta bangunan, paling banyak ada di Bogor serta Jakarta. Tanah yang lain menyebar di beberapa wilayah, diantaranya Solo, Klungkung, Depok, Sukabumi, serta Maluku Tengah.

Untuk kendaraan serta mesin, Gatot memberikan laporan pemilikan atas tiga kendaraan roda empat, yakni Toyota Harrier Jeep tahun 2001 dengan taksiran nilai Rp 120 juta, Toyota Alphard tahun 2006 sejumlah Rp 385 juta, serta Toyota Kijang tahun 1996 sejumlah Rp 40 juta.

Semua asset tanah serta bangunan dan kendaraan punya Gatot diklaim adalah hasil sendiri alias tidak dari hasil peninggalan atau hibah. Seterusnya, Gatot memberikan laporan kekayaan lain berbentuk harta bergerak lain sejumlah Rp 46 juta, selanjutnya kas serta sama dengan kas dengan nilai lumayan besar, yaitu Rp 10,65 miliar.

Dalam laporan LHKPN, Gatot Nurmantyo akui tidak mempunyai hutang benar-benar. Sebelum pensiun dari TNI, Gatot Nurmantyo pernah mengutarakan kemauannya untuk konsentrasi melakukan bisnis peternakan serta pertania

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *